Terima kasih untuk Dahlia Fleorinta yang telah mengirimkan cerita ini ke emailku kemarin. Lia, begitu biasa aku memanggilnya adalah rekan kerjaku, seorang gadis manis yang masih sendirian. Dia ingin segera menikah tetapi belum menemukan calon suami yang sepadan. Mungkin karena itu, kami berdua sangat nyambung kalo sudah mengobrol (lebih tepatnya menggosip) di telepon ataupun chating. Ok, kurasa cukup sekian dulu tentang Lia. Selamat membaca dan rasakan ada “sesuatu” menyentuh hatimu.

Dari kejauhan, lampu lalu lintas di perempatan itu masih menyala hijau. Jack segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat sehingga lampu merah biasanya menyala cukup lama. Kebetulan jalan di depannya agak lenggang.

Lampu berganti kuning. Hati Jack berdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter menjelang garis jalan, lampu merah menyala. Jack bimbang, haruskah ia berhenti atau terus saja.

Baca selengkapnya…

Iklan