Artikel ini dikirim oleh sepupuku tercinta, Chika Wakkary, hari Jumat lalu. Dia sengaja mengirimkan artikel ini karena menurutnya cocok untukku hehehe… Katanya aku orang yang paling takut sama angin, selalu memakai jaket bila hendak berpergian bahkan pada waktu tidur sekalipun hahaha… Semoga bermanfaat ya.

Di masyarakat Indonesia, kita sering mendengar istilah masuk angin. Kata masuk angin tersebut mereka gunakan apabila mereka merasa kedinginan, perut kembung, pegal otot dan sendi, buang gas terus menerus, serta batuk-pilek.

Kerap kali mereka memakai jaket yang tebal saat berkendaraan dengan tujuan supaya tidak masuk angin. Mungkin mereka beranggapan bahwa angin dapat masuk lewat pori-pori tubuh kita dan dengan mekanisme entah bagaimana dapat menimbulkan keluhan-keluhan tidak enak seperti yang telah disebutkan di atas.

Tetapi sebenarnya di dalam ilmu kedokteran, TIDAK ADA istilah masuk angin. Berbagai keluhan yang disebutkan di atas memang dapat ditimbulkan oleh cuaca dingin (mungkin aja banyak anginnya) namun tidak seperti yang telah dipikirkan oleh banyak orang awam (masuk angin). Cuaca yang dingin dapat menimbulkan mekanisme vasoconstricion di mana terjadi penyempitan pembuluh darah kita. Hal ini merupakan mekanisme untuk menghambat pengeluaran kalor berlebihan dari tubuh sehingga tidak terjadi hipotermi.

Baca selengkapnya…

Iklan