Hari ini mama berulang tahun. Di usianya yang sudah menginjak 53 tahun, aku sangat bersyukur karena Tuhan masih memberikan kekuatan dan kesehatan bagi beliau. Bila mengingat kembali ke masa lalu, kesehatan mama sering sekali terganggu. Beberapa kali beliau harus dirawat di RS karena sakit yang berbeda. Secara fisik, mama memang tidak sekuat dua kakak perempuannya. Karena sebenarnya mama dilahirkan kembar tetapi beberapa tahun setelah kelahirannya, kembaran mama meninggal karena sakit.

mom-heart

Satu peristiwa yang selalu kuingat adalah ketika aku harus menjaga mama di RS. Waktu itu, kebetulan aku sudah libur sekolah. Jadi ketika yang menjaga mama semalaman harus beristirahat, akulah yang menggantikan tugasnya di pagi hari. Sebenarnya tidak begitu repot menjaga mama karena aku lebih sering tertidur, mendengarkan musik dan membaca buku ketika berada di kamar beliau dirawat. Menjelang siang, Bapak akan datang dengan membawa bekal untuk makan siangku. Sungguh mengasyikkan apalagi lingkungan RS itu sangat nyaman dan bersih. Serasa berada di hotel bintang 4, hanya saja tetap ada yang sama dengan RS lainnya yaitu bau obat-obatan (ciri khas RS) yang sangat tidak kusukai.

Suatu kali ketika aku sedang menjaga mama, tiba-tiba beliau ingin buang air besar. Aku cukup panik waktu itu karena mama dalam keadaan sedang diinfus, jadi agak sulit membawanya ke kamar mandi. Akhirnya, beliau memintaku untuk mengambil pispot yang sudah disediakan pihak RS di kamar itu. Dengan tangan agak gemetar, aku meletakkan pispot di bawah tubuh mama. Sebagai orang yang sangat tidak tahan melihat kotoran (apapun bentuk dan jenisnya), aku merasa sungguh diberi kekuatan waktu hendak membawa kembali pispot yang telah berisi kotoran mama dan membersihkannya di kamar mandi dan yang lebih luar biasa lagi, aku tidak muntah setelah melakukannya.

Meski begitu ada juga masa-masa tidak menyenangkan yang harus kualami bersama mama. Aku pernah dikurung beliau di kamar mandi ketika tidak menuruti perintahnya. Padahal ketika itu usiaku sudah cukup dewasa bukan anak kecil yang nakal lagi. Memang dalam beberapa hal aku tidak begitu ’cocok’ dengan mama. Mungkin ini disebabkan karena aku dilahirkan sebagai anak sulung sedangkan mama sebagai anak bungsu di keluarganya. Terkadang aku tidak bisa menerima pola pikirnya yang menurutku tidak ”sepatutnya” dimiliki seorang ibu. Tapi di usia sekarang ini, aku mulai menyadari bahwa itu semua adalah proses yang harus dilewati untuk aku tetap memiliki rasa hormat kepada beliau meski terkadang tidak menyetujui apa yang dipikirkannya.

Nah, beberapa hari yang lalu mama menyampaikan sesuatu padaku. Ketika itu aku sedang menggodanya karena sebentar lagi akan berulang tahun, itu berarti beliau semakin tua meski secara fisik (menurut orang-orang di sekitarnya) wajahnya masih kelihatan muda. Menurutku juga demikian, mungkin itu karena tubuhnya yang mungil dan beliau masih suka berdandan (tak mau kalah dengan ketiga anak gadisnya)…

”Mam, tanggal 30 nanti ultah yang ke berapa?”

”53 tahun…”

”Wah Mam, udah makin tua nih ye…”

”Iya, makanya kalian cepatlah menikah, supaya kami bisa gendong cucu…”

”Kemarin mama udah ngobrol sama Bapak, sudah saatnya kalian menikah dan kami lagi berdoa untuk itu.”

Aku hanya tertawa mendengar pernyataan mama itu. Sebagai anak tertua, tentu saja aku merasa bahwa pernyataan itu ditujukan khususnya pada diriku. Tapi aku memang belum terlalu siap dan lebih tepatnya calon suami ”sang pangeran” pun belum ada, jadi gimana mau menikah…???

Aku dan kedua adekku sering juga membahas soal ini. Aku pernah mengutarakan kepada mereka berdua, kalau mau melangkahiku, silakan saja. Tetapi mereka justru menyuruh diriku untuk mulai serius memikirkan hal ini, lebih sungguh-sungguh mendoakannya dan mulai mencari ”sang pangeran” itu hahaha….

Di ultah kali ini, mama punya make a wish ”ingin segera menggendong cucu”. Harapan yang sangat sederhana meski cukup sulit diwujudkan oleh ketiga putrinya. Baeklah… mungkin memang sudah saatnya, aku mulai memikirkan dengan lebih serius permintaan mama dan kedua adekku itu. I hope can make her wish come true as soon as possible…

Happy birthday Mom… I love you…

Iklan