Posts from the ‘Dunia Kita’ Category

Obama jadi bintang iklan

Masih ingat dengan postingan Barack Obama yang aneh tapi nyata itu? Nah, ada info terbarunya nih…

Ternyata Barack Obama versi Indonesia itu adalah seorang fotografer di salah satu majalah remaja terbitan ibukota. Namanya Ilham Anas. Gara-gara anugerah terindah yang pernah kumiliki tak terduga itu, dia dikontrak membintangi iklan produk farmasi di Filipina. Wow…

Fotografer vs Presiden (Harian Global)

Fotografer vs Presiden (Harian Global)

Iklan itu bisa disaksikan di Youtube. Di situ dikisahkan “Presiden Gloria Macapagal Arroyo” sedang menjamu “Presiden Obama”. Namun jamuan itu membuat “Presiden Obama” sakit perut dan tuan rumah menyuguhkan obat penawarnya.

Berita selengkapnya silakan dibaca di Harian Global.

Empati

Suatu malam, sepulang kerja, saya mampir di sebuah restoran cepat saji di kawasan Bintaro. Suasana sepi. Di luar hujan. Semua pelayan sudah berkemas. Restoran hendak tutup. Tetapi mungkin melihat wajah saya yang memelas karena lapar, salah fazana_restoran_big1seorang dari mereka memberi aba-aba untuk tetap melayani. Padahal, jika mau, bisa saja mereka menolak.

Sembari makan saya mulai mengamati kegiatan para pelayan restoran. Ada yang menghitung uang, mengemas peralatan masak, mengepel lantai dan ada pula yang membersihkan dan merapikan meja-meja yang berantakan.

Saya membayangkan rutinitas kehidupan mereka seperti itu dari hari ke hari. Selama ini hal tersebut luput dari perhatian saya. Jujur saja, jika menemani anak-anak makan di restoran cepat saji seperti ini, saya tidak terlalu hirau akan keberadaan mereka. Seakan mereka antara ada dan tiada. Mereka ada jika saya membutuhkan bantuan dan mereka serasa tiada jika saya terlalu asyik menyantap makanan.

Namun malam itu saya bisa melihat sesuatu yang selama ini seakan tak terlihat. Saya melihat bagaimana pelayan restoran itu membersihkan sisa-sisa makanan di atas meja. Pemandangan yang sebenarnya biasa-biasa saja. Tetapi, mungkin karena malam itu mata hati saya yang melihat, pemandangan tersebut menjadi istimewa.

Baca lebih lanjut…

Barack Obama berkunjung ke Indonesia

Pemilu di Amerika Serikat telah berakhir. Setelah melalui pertarungan yang panjang dan melelahkan serta disaksikan tidak hanya oleh masyarakat AS saja tetapi juga jutaan umat manusia di dunia, akhirnya Barack Obama terpilih sebagai presiden kulit hitam pertama di negara adikuasa itu.

Meskipun baru akan dilantik menjadi presiden AS pada tanggal 20 Januari 2009 nanti, ternyata Obama tidak dapat menahan kerinduannya untuk segera mengunjungi Indonesia, negara yang pernah menjadi tempat tinggalnya semasa kecil dulu.

Tidak percaya??? Silakan klik foto-fotonya di lebih lanjut… Baca lebih lanjut…

Curhat ibunda pianis “empat jari”

Karena kamu kekurangan, Tuhan memberi lebih”

Suara lengkingan tembang My Way milik Frank Sinatra bergema di lounge sebuah hotel berbintang di Jakarta. Suara itu diikuti dentingan piano yang dimainkan Hee Ah Lee. Jari-jari pianis berusia 21 tahun tersebut dengan lincah menekan tuts piano. Hebatnya, Hee Ah, sapaan akrabnya, melakukannya hanya dengan keempat jarinya!

Berbagai nomor dari pianis kondang seperti Chopin, Bethoven, dan Mozart telah dikuasainya. Pianis yang telah diangkat sebagai warga kehormatan Korea ini telah mengeluarkan satu album bertitel Hee Ah, A Pianist with Four Finger.

Dia juga pernah pentas bersama pianis kondang Richard Clayderman di Gedung Putih, Washington. Sabtu [31/3], Hee Ah menggelar konser di Jakarta dengan tema Sharing the Strength of Love, yang merupakan rangkaian turnya keliling Asia.

Hee Ah Lee dengan lincah menekan tuts piano

Hee Ah Lee dengan lincah menekan tuts piano

Baca lebih lanjut…

Berbagi istri

Istilah poligami sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia belakangan ini. Poligami yang artinya seorang pria boleh memiliki lebih dari satu istri, telah menjadi suatu tren baru di kalangan segelintir orang, khususnya para pejabat dan selebritis tanah air. Tetapi yang terjadi di India malah sebaliknya. Mau bukti? Silakan baca berita di bawah ini…

Himachal Pradesh, Sabtu 25 Oktober 2008-Amar dan Kundan Singh Pundir adalah saudara kandung. Amar bekerja sebagai pemecah batu, sedangkan Kundan, kakaknya, menggarap lahan pertanian sempit warisan orangtua mereka di Himachal Pradesh, India.

Kundar Singh Pundir (kiri) dan saudaranya Amar (kanan) berbagi Indira Devi (tengah) sebagai istri mereka. (Dokumentasi CNN)

Kundar Singh Pundir (kiri) dan saudaranya Amar (kanan) berbagi Indira Devi (tengah) sebagai istri mereka. (Dokumentasi CNN)

Dua bersaudara berusia 40-an tahun ini selalu tinggal bersama. Mereka berbagi apa saja, mulai dari rumah, pekerjaan, bahkan berbagi istri. “Sudah menjadi tradisi kami sejak awal untuk memiliki keluarga dari lima atau sepuluh orang. Dua bersaudara dengan satu istri,” ungkap Kundan.

Baca lebih lanjut…

Plat nomor seksi

Foto ini dikirim seorang teman, Nining Kartika. Temanku ini seorang ibu funky yang memiliki 2 bocah ajaib yang sangat cute. Awalnya aku bingung melihat foto di bawah ini, lalu ku tanya sama si ibu funky, jawabnya, “Coba pikir-pikir dulu, anak jahil biasa bisa tahu…”. Setelah mengerti maksud foto di bawah ini, langsung meledak tertawaku.

Sexy Plat

Sexy Plat

Nah apa yang ada di pikiran kalian setelah melihat foto di atas?

Jangan menerobos lampu merah

Terima kasih untuk Dahlia Fleorinta yang telah mengirimkan cerita ini ke emailku kemarin. Lia, begitu biasa aku memanggilnya adalah rekan kerjaku, seorang gadis manis yang masih sendirian. Dia ingin segera menikah tetapi belum menemukan calon suami yang sepadan. Mungkin karena itu, kami berdua sangat nyambung kalo sudah mengobrol (lebih tepatnya menggosip) di telepon ataupun chating. Ok, kurasa cukup sekian dulu tentang Lia. Selamat membaca dan rasakan ada “sesuatu” menyentuh hatimu.

Dari kejauhan, lampu lalu lintas di perempatan itu masih menyala hijau. Jack segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat sehingga lampu merah biasanya menyala cukup lama. Kebetulan jalan di depannya agak lenggang.

Lampu berganti kuning. Hati Jack berdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter menjelang garis jalan, lampu merah menyala. Jack bimbang, haruskah ia berhenti atau terus saja.

Baca lebih lanjut…